Instalasi Heartbeat pada OpenVZ

Instalasi Heartbeat pada OpenVZ

Cloud Computing, Linux, Server, Virtualization
Heartbeat merupakan sebuah aplikasi yang bermanfaat untuk failover dan failback pada sebuah cluster, artinya ketika kita mempunyai sebuah layanan pada 2 server maka kita bisa membuat layanan tersebut terintegrasi pada dua server. Apabila server 1 mengalami down atau kerusakan, maka server 2 akan menghandle layanan tersebut. Hal ini disebut High Availability service. Jadi, apabila kita mempunyai 2 buah server untuk layanan web, jika salah satu server mengalami kerusakan maka website tersebut masih bisa diakses karena dilayani oleh server2. Oke, pertanyaannya bagaimana jika diterapkan pada cloud computing dengan OpenVZ? Ternyata tidak mudah konfigurasinya, karena OpenVZ merupakan container yang tidak memiliki akses langsung terhadap hardware. Kita mulai dari proses pembuatan Node, dengan langkah langkah berikut Pembuatan Node1 vzctl create 12 --hostname heartbeat1 --ostemplate centos6 vzctl set 12 --netif_add eth0 --save vzctl set…
Read More
Membuat Interface Bridge pada OpenVZ

Membuat Interface Bridge pada OpenVZ

Cloud Computing, Linux, Server, Virtualization
Secara default OpenVZ terkonfigurasi dengan interface yang disebut venet, jika kita membuat node maka pada node tersebut akan terkonfigurasi secara otomatis interface venet0:0. Namun demikian untuk keperluan tertentu kita bisa mengkonfigurasi OpenVZ untuk menggunakan bridge. Konfigurasi ini sama persis dengan proses pembuatan Bridge secara umum. Oke, langsung saja. Untuk membuat bridge, pertama sekali kita harus memasang utilitas bridge tersebut pada server OpenVZ kita (dalam hal ini saya menggunakan CentOS): yum -y install bridge-utils Jika sudah, kita harus merubah konfigurasi eth0 agar tidak langsung memiliki IP dan menjadi member bridge kita. nano /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0 Sesuaikan isinya seperti berikut: DEVICE=eth0 TYPE=Ethernet ONBOOT=yes HWADDR=5C:F3:FC:31:0B:EE IPV6INIT=no USERCTL=no BRIDGE=vmbr0 Jika sudah selesai, selanjutnya buat sebuah interface bridge dan konfigurasi dengan perintah berikut echo 'EXTERNAL_SCRIPT="/usr/sbin/vznetaddbr"' > /etc/vz/vznet.conf nano /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-vmbr0 Isikan baris berikut (sesuaikan konfigurasi IP, Mask dan…
Read More
Install GlusterFS pada OpenVZ

Install GlusterFS pada OpenVZ

Aplikasi, Cloud Computing, Linux, Server, Virtualization
GlusterFS merupakan aplikasi cluster untuk menangani penyimpanan data. Gluster memiliki banyak skema/skenario mulai dari mirror/replicate, distributed, stripe data bahkan distributed replicated. Untuk menginstall gluster pada cloud computing yang menggunakan virtualisasi openvz perlu dilakukan konfigurasi tambahan sebelum gluster itu sendiri bisa dipasang. Oke untuk tutorial kali ini saya akan membahas dengan sekema distributed menggunakan transport tcp. Langkah-langkah nya sebagai berikut dengan asumsi: sudah memiliki 2 node yang berjalan dengan baik, jika belum cek saya menggunakan node1 (CTID: 100 -> 192.168.10.5) dan node2 (CTID:101 -> 192.168.10.6) Gluster membutuhkan Fuse untuk itu server Host harus menjalankan module Fuse terlebih dahulu dengan perintah berikut: [root@openvz~]# modprobe --first-time fuse Setting agar container (node) memiliki hak untuk menjalankan fuse [root@openvz~]# vzctl set 100 --devnodes fuse:rw --save [root@openvz~]# vzctl set 100 --capability sys_admin:on --save [root@openvz~]# vzctl set 101 --devnodes…
Read More
Install Openshift Origin pada CentOS

Install Openshift Origin pada CentOS

Cloud Computing, Linux, Server, Virtualization
Openshift merupakan salah satu layanan Cloud Computing - Platform As A Service, dimana developer dapat mengembangkan aplikasi diatasnya. Ada banyak bahasa pemrograman yang didukung oleh Openshift antara lain (ruby, python, java, php), disamping itu pada Openshift juga terdapat instant App Seperti Drupal dan Wordpress. Oke, sebelum kita lanjutkan dengan instalasi saya mau jelaskan dulu bahwa Openshift terdiri dari 2 jenis: Openshift Enterprise : Layanan Openshift PAAS yang memiliki support tinggi diperuntukkan bagi kalangan perusahaan dan enterprise lain. Openshift Origin : Layanan Openshift versi Gratis untuk community dan personal. Nah, terkait dengan hal diatas dalam kesempatan ini saya akan bahas tentang Openshift Origin. Openshift Origin akan di install pada sistem operasi CentOS yang merupakan Node Virtual KVM dari Cloud Computing IAAS yang sudah saya miliki, bisa juga menggunakan Proxmox Sebagai IAAS…
Read More
Membuat Template OpenVZ

Membuat Template OpenVZ

Cloud Computing, Linux, Server, Virtualization
Masih tentang cloud computing dengan virtualisasi OpenVZ, seperti yang kita ketahui OpenVZ menggunakan skema template untuk pembuatan node. Template yang disediakan sangat minimalis sehingga ketika node akan kita deploy untuk service tertentu harus kita install paket dan konfigurasi ulang lagi, padahal node dengan service yang sama sudah ada. Untuk mempersingkat waktu kerja, kita bisa membuat template baru dari Node OpenVZ yang sudah ada. Sebagai Contoh: Node1 (CT 100) sudah kita konfigurasi sebagai web server, nah ketika kita akan membuat Node2, Node3 dan seterusnya untuk dijadikan web server maka kita tidak perlu mengkonfigurasi ulang. Berikut langkah langkah pembuatan template (Asumsi: Node1 --> Sudah terkonfigurasi), jadi kita akan membuat template dari Node1. Langkah pertama matikan Node1 (CT 100) [root@openvz ~]# vzctl stop 100 Masuk ke media penyimpanan container (virtual disk) dari CT…
Read More
Menambahkan Virtual Disk pada OpenVZ

Menambahkan Virtual Disk pada OpenVZ

Cloud Computing, Linux, Server, Virtualization
Masih cerita tentang Cloud Computing dengan OpenVZ, saya senang menggunakan OpenVZ karena dari segi penggunaan mudah dan ukuran node yang cenderung lebih kecil. Adakalanya pada sebuah container di OpenVZ membutuhkan tambahan hardisk, defaultnya openvz akan membuat sekitar 2.2GB untuk disk dan 256 untuk RAM (jika tidak kita set sebelumnya). Olehkarena itu jika kita membutuhkan tambahan hardisk kita bisa membuat sebuah disk virtual dan membuat disk tersebut di mount secara otomatis pada saat node dijalankan dan di unmount pada saat di shutdown. Oke langsung aja, langkah langkahnya sebagai berikut (asumsi: nomor container = 100). Buat sebuah device ploop baru yang akan dijadikan sebagai tambahan Virtual Disk [root@openvz ~]# mkdir /home/vzdisk [root@openvz ~]# ploop init -s 10G -f ploop1 -v 2 /home/vzdisk/new_disk -t ext4 Sebelum dapat dipergunakan, Container (Node) harus dimatikan terlebih dahulu [root@openvz ~]#…
Read More