Ada satu teknologi virtualisasi lagi yang bisa diterapkan di linux, yaitu VServer. Linux VServer sama seperti OpenVZ dan Xen menyediakan kernel tersendiri agar dapat melakukan fungsi virtualisasi. Vserver termasuk yang jarang digunakan (saya belum tau sebabnya) dan merupakan virtualisasi OS Level yang sebenarnya tidak full virtualisasi tapi seperti jail / chroot tapi memiliki proses tersendiri. Untuk menginstall Linux VServer kita bisa menggunakan repository yang telah disediakan, tinggal membuat file repo nya.

centos-vs# cd /etc/yum.repos.d/
centos-vs# touch dhozac-vserver.repo
centos-vs# vi dhozac-vserver.repo

dan isikan file tersebut dengan baris dibawah ini:

[dhozac-vserver]
name=Linux-VServer related packages for CentOS $releasever - $basearch
baseurl=https://rpm.hozac.com/dhozac/rhel/$releasever/vserver/$basearch
gpgkey=https://rpm.hozac.com/conf/keys/RPM-DHOZAC-GPG-KEY

Lakukan update YUM

centos-vs# yum update yum

jika sudah selesai, install kernel vserver dengan perintah:

centos-vs# yum --disablerepo=* --enablerepo=dhozac-vserver install kernel

jika sudah terinstall restart centos, kemudian install utility vserver untuk memudahkan pembuatan virtual server.

centos-vs# reboot
centos-vs# yum install util-vserver{,-core,-lib,-sysv,-build}

Hidupkan service yang ada di /proc dan buat service vserver default hidup, ini berfungsi agar virtual server yang di set onboot on akan langsung hidup ketia host server hidup.

centos-vs# service vprocunhide start
centos-vs# chkconfig vservers-default on

jika sudah cek informasi vserver dengan perintah

centos-vs# vserver-info

jika tidak ada masalah maka centos kita sudah siap untuk membuat guest atau virtual server. Bagaimana pembuatannya? Insya allah akan saya bahas pada post berikutnya. 🙂

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.