Selamat pagi semua, kali ini saya akan share tentang menambahkan disk / partisi pada LVM di Server Linux. LVM adalah singkatan dari Logical Volume Management yang merupakan manajemen disk pada Sistem Operasi Linux. Saat ini sudah hampir semua distro linux yang support LVM. LVM sangat cocok untuk dipergunakan dalam server yang akan menyimpan data besar karena LVM mempunyai banyak kelebihan, salah satu nya adalah menggabungkan beberapa disk menjadi satu Volume Group.

Kali ini saya akan share penambahan disk dan menambahkan ukuran partisi pada LVM di sistem operasi CentOS. Secara default, instalasi CentOS sudah langsung membuat LVM. Saya akan menambahkan 1 HDD baru sebesar 250GB. Langkah langkahnya sebagai berikut (asumsi: disk tambahan /dev/sdb) :

Buat partisi pada Hardisk baru tersebut, 1 partisi besar saja

fdisk /dev/sdb

Buat partisi baru primari dengan menekan n lalu p lalu silahkan sisanya di enter saja. Setelah selesai, diganti tipe partisinya menjadi LVM dengan menekan tombol  dan isi dengan 8e. Jika sudah tinggal tekan w untuk simpan dan keluar dari fdisk.

Lankah selanjutnya dengan membuat Physical Volume pada LVM  dengan perintah

pvcreate /dev/sdb1

Jika sudah, kita tidak perlu membuat volume group baru karena memang tujuannya untuk menambahkan ke volume group yang sudah ada. Langkah berikutnya tinggal menambahkan space pada PV (Physical Volume) ke VG (Volume Group):

vgextend vg_phoenix /dev/sdb1

Maka dengan seperti ini seluruh space HDD baru akan ditambahkan ke VG Phoenix (sesuaikan nama volume group anda). Langkah berikutnya tambahkan Space ke Logical Volume sesuai besaran yang di inginkan, saya akan menambahkan 100GB untuk /home/ dan sisanya ke / , sesuaikan dengan kebutuhan.

lvextend -L+100G /dev/mapper/vg_phoenix-lv_home
lvextend -l +100%FREE /dev/mapper/vg_phoenix-lv_root
resize2fs /dev/mapper/vg_phoenix-lv_home

Jika sudah selesai maka tinggal verifikasi bahwa space partisi kita sudah bertambah. Silahkan cek dengan perintah berikut:

df -h

Masih banyak fitur dan fasilitas lain dari LVM yang belum terbahaskan, semoga bermanfaat. 🙂

4 Comments

    • sejauh yang saya tau, tipe partisinya harus LVM karena disisi itulah kelebihan dari LVM kita bisa expand partisi bahkan disk secara live. Jika kita masih menggunakan mekanisme biasa seperti MBR, tidak semudah ini untuk melakukan penambahan atau pengurangan space. 🙂

  • sejauh yang saya tau untuk perubahan besar secara live yang bisa dilakukan dengan LVM (disinilah kelebihan LVM). Jika tidak dengan LVM mungkin solusinya ketika menambah disk, di mounting dulu pindahkan data lama ke disk baru lalu mount point lama pindahkan ke disk baru.

    mungkin yang lain ada yang bisa share selain dengan LVM. 🙂

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.